Berikut kisah perjalanan dan warisan sejarah desa kami yang menjadi pondasi kuat dalam membangun masa depan.
SEJARAH SINGKAT DESA PADARINGAN
Desa Padaringan adalah salah satu desa tertua yang
menjadi pusat pemerintahan awal di wilayah yang kini termasuk Kecamatan
Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
1)
Masa Awal dan Asal Usul Nama
Diperkirakan, Padaringan sudah
berdiri jauh sebelum masa kemerdekaan Indonesia. Nama "Padaringan" sendiri umumnya
merujuk pada tempat menyimpan beras atau lumbung.
2)
Masa Pemekaran (Induk Desa)
Periode akhir Orde Baru menandai
masa-masa penting bagi Padaringan, di mana luas wilayahnya diperkecil melalui
proses pemekaran untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan
pembangunan di tingkat desa.
Setelah pemekaran, batas-batas administratif Desa Padaringan menjadi lebih terdefinisi, dengan wilayahnya berbatasan dengan desa-desa hasil pemekarannya, seperti Desa Bantardawa dan Desa Sukamulya.
3)
Kondisi Geografis
·
Perbatasan:
Wilayah Desa Padaringan berbatasan
langsung dengan:
# Sebelah Utara :
- Desa Puloerang Kecamatan Lakbok
# Sebelah Selatan :
- Desa Bantardawa Kecamatan Purwadadi
- Desa
Kutawaringin Kecamatan Purwadadi
# Sebelah Timur :
- Desa Sukamulya Kecamatan Purwadadi
# Sebelah Barat :
- Desa Karyamukti Kecamatan Pataruman
·
Tofografi :Desa
padaringan Sebagian besar lahan dataran rendah dengan banyak lahan persawahan.
4)
Kondisi Demografis
Desa Padaringan terbagi menjadi 4
dusun yaitu Dusun Sukaratu, Dusun Rataharja dan Dusun Sukaasih . Untuk Masing-masing
dusun memiliki beberapa RT dan RW :
·
Dusun
Sukaratu memiliki 9 RT dan 2 RW
·
Dusun
Rataharja memiliki 10 RT dan 2 RW
·
Dusun
Sukaasih memiliki 9 RT dan 2 RW
Jumlah
seluruh penduduk desa padaringan untuk tahun 2025 sebanyak 4.458 jiwa . jumlah
penduduk laki-laki 2.220 jiwa, jumlah
penduduk Perempuan 2.238 jiwa.
Untuk desa
padaringan memiliki beberapa indikasi yaitu:
·
Aktivitas Sosial dan Keagamaan: Desa Padaringan terlibat dalam kegiatan keagamaan, seperti
peresmian "Kampung Zakat" yang menunjukkan adanya struktur dan
partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan dan sosial.
·
Kebutuhan Dasar: Ketersediaan dan jarak akses ke sarana kesehatan menjadi hal penting
bagi warga, terbukti dari kecenderungan sebagian warga untuk berobat ke
Puskesmas Karyamukti di Kota Banjar karena jaraknya yang lebih dekat
dibandingkan Puskesmas di wilayah Padaringan sendiri.
·
Aspirasi Warga:
Warga menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap infrastruktur, dengan adanya
protes dan kegembiraan atas perbaikan jalan yang dinilai akan berdampak
signifikan pada lalu lintas, perkembangan ekonomi, dan kesejahteraan Kawasan.
Sejarah bukan sekadar cerita masa lalu, tetapi cermin jati diri yang menuntun langkah kita untuk terus berinovasi membangun desa yang lebih baik.
2026 | DESA PADARINGAN — Dikembangkan oleh Diskominfo Ciamis